Sekolah Ala Pedesaan

Pendidikan sekolah selayaknya mencerminkan miniatur kehidupan sesungguhnya. Keberadaannya tidak terpisah dari lingkungan sosial dan berusaha menjadikannya sebagai fokus pengembangan kader bangsa intelektual yang mampu membangun lingkungan lebih baik.

Pendiri dan pengelola SMP Plus Pasawahan

Banyaknya sekolah yang berdiri mulai dari tingkat TK, SD/MI, SMP/MTs, SMA/SMK/MA telah banyak mencetak kader cerdas namun sedikit dari lulusannya mau kembali ke desa dan mengembangkannya. Seolah sekolah itu telah sukses menghantarkan siswanya untuk bermigrasi ke kota dan lupa kembali ke desa, membangun desa dan lingkungannya. Sehingga desa semakin berkurang dari kader-kader terdidik yang membuat lingkar keterbelakangan dan kemiskinan di perdesaan terus terjadi setiap generasinya.

SMP Plus Pasawahan yang berada di Kampung Munggangwareng Desa Pasawahan Kecamatan Banjarsari Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, yang didirikan pada tahun 2004 merupakan sekolah formal yang didirikan atas inisiatif warga desa yang tergabung dalam organisasi Serikat Petani Pasundan (SPP) serta NGO peduli pendidikan. 

SMP Plus Pasawahan menjadikan pertanian sebagai kurikulum utamanya dalam setiap pelajarannya. Para siswanya tidak hanya pintar dalam pelajaran umum namun terampil juga dalam bertani, berladang, memelihara kambing dan lainnya. Di samping itu, mereka juga selalu terlibat dalam kegiatan masyarakat seperti musyawarah desa, diskusi dengan petani serta terlibat dalam kegiatan sosial lainnya.

Ke depan, lulusan ini akan mampu merubah wajah desa menjadi lebih baik dengan banyaknya kreasi dan inovasi kader muda yang cerdas dan peduli pembangunan lingkungannya.

Add a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *