Ajarkan Nilai-Nilai Adat Kamalisi Melalui Sanggar Seni

Mempertahankan nilai-nilai adat dari pengaruh modernisasi dan perkembangan saat ini perlu mendapat perhatian anak-anak muda, terutama pemuda adat itu sendiri.

Demikian disampaikan oleh Enti Zefanya Balla, perempuan adat asal Komunitas Kamalisi, Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah saat mengikuti pembukaan Kongres Aliansi Masyarakat Adat Nusantara (AMAN) ke V  pada Jum’at (17/3/2017) di Tanjung Gusta, Medan, Sumatera Utara.

Mahasiswi Fakultas Hukum Universitas Tadulako semester 6 ini menyatakan jika peranan pemuda adat akan mampu memberikan warna baru dalam mempertahankan nilai-nilai dan aturan adat yang ada, sehingga tetap lestari dan terjaga.

“Saya dan teman-teman di komunitas adat tergabung dalam Sanggar Seni ‘Tokaili Nagaya” dan baru tahun kemarin  bergabung dengan perempuan AMAN” terangnya.

“Disini kami kami belajar teater, puisi, seni tari, melukis, drama, serta mengikuti berbagai perlombaan baik ditingkal lokal maupun nasional” tambahnya.

“Banyak kaum muda tertarik dan bergabung melalui kegiatan sanggar seni ini, disanalah kita memberikan proses edukasi kepada para mereka melalui pengenalan budaya,  hukum-hukum adat seperti hukum perdata maupun hukum perkawinan” ungkapnya.

Ditambahkan Enti, Selain belajar, sanggar ini pun berkiprah dalam berbagai perlombaan termasuk diantaranya mengikuti lomba Parade Tari Nusantara dan mendapatkan juara pertama tingkat nasional yang digelar di Jakarta bulan lalu.

“Bulan lalu, kami berhasil menjadi juara pertama tingkat Nasional untuk kategori tari perorangan atas nama Franki Leonard Felix” ujarnya bangga.

Disinggung pencapaian prestasinya, Franki sangat bangga bisa menjadi yang terbaik dalam perlombaan tersebut. Menurutnya, melalui kegiatan tersebut, ia dapat mengenalkan kearifan budaya daerah serta mendorong kepercayaan diri warga adat agar lebih giat belajar dan tidak merasa minder.

“Penghargaan ini bukanlah tujuan kami, tujuan yang lebih besar adalah ketika komunitas kami bisa dikenal orang sebagai daerah yang mempunyai ragam adat dan budaya yang harmonis” ucapnya bangga.

 

2 Comments

Add a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *